Program Studi Akuakultur — pusat keunggulan pembudidayaan Tor Soro, Kerapu, dan Lobster Air Laut (TOKELOBS) yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, mempersiapkan SDM unggul untuk industri akuakultur Indonesia.
Tor Soro, Kerapu, dan Lobster Air Laut — tiga komoditas budidaya bernilai ekonomi tinggi yang menjadi fokus riset dan pembelajaran Prodi Akuakultur.
Mahasiswa Prodi Akuakultur dilatih dalam empat bidang keterampilan inti yang membekali mereka menjadi insan profesional di industri budidaya perairan.
Teknik pembenihan, pemijahan, larvikultur, dan pembesaran berbagai jenis ikan laut dan air tawar — termasuk komoditas TOKELOBS.
Formulasi pakan, manajemen pemberian pakan, dan pengelolaan kesehatan ikan budidaya melalui pencegahan penyakit secara terpadu.
Diagnosis dan penanganan hama penyakit ikan budidaya, sistem karantina, dan biosekuriti fasilitas akuakultur.
Budidaya berkelanjutan dengan prinsip konservasi sumberdaya, restocking, dan rehabilitasi habitat ikan endemik Sumatera.
Selamat datang di Program Studi Akuakultur, Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli. Kami berkomitmen mengembangkan budidaya perairan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, khususnya pada komoditas Tor Soro, Kerapu, dan Lobster Air Laut (TOKELOBS).
Melalui kurikulum yang adaptif dan kolaborasi dengan industri akuakultur, lembaga riset, serta perguruan tinggi mitra, kami mempersiapkan lulusan yang terampil, inovatif, dan siap bersaing di dunia akuakultur modern.
Mari bergabung bersama kami untuk membangun masa depan akuakultur Indonesia yang lestari dan berdaya saing global.
— Fiki Harjuni, S.Pi., M.Si
Ketua Prodi Akuakultur · NIDN 0117069401